6 Syarat Berqurban yang Perlu Diketahui

Pintuislami.com - Syarat berqurban. Melaksanakan ibadah qurban hukumnya adalah sunnah menurut jumhur ulama. Namun sunnah yang dimaksudkan adalah sunnah yang sangat dianjurkan, lebih khususnya bagi yang sudah mampu untuk melaksanakan ibadah qurban tersebut.

6 Syarat Berqurban yang Perlu Diketahui
Syarat Berqurban

Berbicara mengenai berqurban, mungkin ada yang bertanya "Saya berniat berqurban atas nama saya dan anak-anak saya, apakah ada sifat-sifat tertentu dalam berqurban? Atau saya boleh berqurban dengan kambing apapun? Seperti apa syarat-syaratnya?".

Dari pertanyaan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa yang dimaksudkan dalam pertanyaan tersebut adalah syarat-syaratnya. Ya, syarat hewan yang diqurbankan itu harus yang seperti apa dan bagaimana. Berikut ini enam syarat berqurban yang perlu kita ketahui:

1. Merupakan binatang ternak

Hewan yang dijadikan untuk berqurban harus merupakan hewan ternak atau binatang ternak. Seperti hewan sapi, kerbau, kambing, domba, unta, biri-biri, atau yang lainnya. Di negara Arab, hewan unta, sapi, dan kambing sudah tidak asing lagi untuk dijadikan hewan qurban.

Firman Allah SWT sebagai berikut:

( وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُواْ اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِّن بَهِيمَةِ الاَْنْعَامِ )

"Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (Qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka". (QS. al Hajj: 67)

2. Mencapai usia tertentu sesuai yang disyariatkan

Dalam memilih hewan untuk berqurban tidaklah hewan yang sembarangan. Yang dimaksud tidak sembarangan adalah harus mencapai usia tertentu sesuai yang ditetapkan oleh syariat. Yaitu jadza'ah dari kambing, tsaniyah dari hewan lainnya.

Hadits Rasulullah SAW sebagai berikut:

" لا تذبحوا إلا مسنة إلا أن تعسر عليكم فتذبحوا جذعة من الضأن " . رواه مسلم .
"Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah, namun jika kalian sulit mendapatkannya maka sembelihlah jadza’ah dari kambing". (HR. Muslim)

Dari hadits di atas, yang dimaksudkan musinnah adalah tsaniyah ke atas (usia satu tahun), sedangkan jadza'ah adalah dibawahnya.

  • Tsaniy dari unta : yaitu berumur 5 tahun
  • Tsaniy dari sapi atau kerbau : yaitu berumur 2 tahun
  • Tsaniy dari kambing : yaitu berumur 1 tahun
  • Sedangkan jadza'ah : yang berumur setengah tahun

Maka tidak sah apabila seseorag berqurban dengan hewan yang usianya dibawah tsaniy unta, tsaniy sapi, tsaniy kambing dan jadza'ah dari domba/biri-biri.

3. Hewan tidak memiliki cacat

Untuk berqurban, kita tidak boleh sembarangan memilih hewan, tentunya harus yang sehat dan bebas dari cacat. Cacat yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:
  • Matanya buta semua atau sebelah, seperti memiliki mata satu, salah satu matanya muncul hampir keluar, atau juling.
  • Hewan tersebut sakit dengan tanda yang jelas, seperti panas yang membuat hewan sulit berdiri dan hanya duduk saja, terkenda penyakit kudis yang merusak daging dan mempengaruhi kesehatan tubuh, atau luka bagian dalam.
  • Hewan tersebut pincang atau tidak bisa jalan, atau bisa jalan tapi pincang.
  • Hewan sangat kurus sehingga mengalami stres.
Melaksanakan ibadah qurban memang sangat perlu memperhatikan kesehatan hewannya. Yaitu harus terbebas dari penyakit dan cacat. Seperti yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW:

" أربعاً : العرجاء البين ظلعها ، والعوراء البين عورها ، والمريضة البين مرضها ، والعجفاء التي لا تنقى ". رواه مالك في الموطأ من حديث البراء بن عازب
"Empat hal: pincang yang jelas, yang buta sebelah, sakit yang jelas sakitnya, yang sangat kurus". (HR. Malik di dalam "Muwatha'" dari hadits al Barra' bin 'Azib).

4. Harus sudah menjadi milik qurbani sepenuhnya

Dalam berqurban, hewan yang kita jadikan untuk berqurban haruslah milik kita sendiri sepenuhnya, atau mendapatkan izin untuk berqurban, atau mendapatkan persetujuan dari pemilik hewan qurban. Dan yang terpenting sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariat.

Berqurban akan menjadi tidak sah apabila hewan yang dijadikan qurban bukan miliknya sendiri, misalnya: hewan hasil ghasab, mencuri, mengambil paksa dengan alasan yang bathil. Pada intinya, qurban akan menjadi sah apabila mendapatkan izin atau persetujuan atau mendapat restu dari pemilik hewan qurban.

5. Hewan tersebut tidak berkaitan dengan orang lain

Hewan yang dijadikan qurban bukanlah hewan yang berkaitan dengan hak orang lain. Hewan yang dijadikan qurban juga tidak sah apabila dengan harta yang digadaikan. Artinya, harta yang kita gunakan untuk membeli hewan qurban memang benar-benar murni miliki kita, atau harta dari orang lain yang sudah memiliki izin dan sudah menjadi milik kita seutuhnya. Qurban tidak sah bila menggunakan harta yang digadaikan.

6. Penyembelihan harus pada waktu yang telah disyariatkan

Dalam menyembelih hewan qurban juga harus pada waktu yang telah ditentukan atau telah disyari'atkan. Yaitu shalat idul adha sampai terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah (akhir hari tasyrik). Artinya, masa penyembelihan hewan qurban yaitu selama 4 hari. Apabila menyembelih sebelum sholat idul adha atau setelah terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah, maka qurban tersebut tidak sah. Artinya tidak dihukumi menjadi qurban lagi, melainkan menjadi shodaqoh atau penyembelihan biasa.

Berikut ini hadits dari Imam Bukhari dari Al Barra' bin 'Azib ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda:

" من ذبح قبل الصلاة فإنما هو لحم قدمه لأهله وليس من النسك في شيء ".

"Barang siapa yang berkurban sebelum shalat, maka sembelihannya menjadi makanan untuk keluarganya dan bukan ibadah (kurban) sama sekali".

Jundub bin Sufyan al Bajali ra. berkata: Saya menyaksikan Rasulullah SAW bersabda:

" من ذبح قبل أن يصلي فليعد مكانها أخرى ".

"Barang siapa yang menyembelih sebelum shalat, maka ia harus mengulanginya dengan hewan lain (setelah shalat)".

Demikian itulah beberapa syarat berqurban. Semoga bagi kita yang ingin berqurban bisa memenuhi syarat yang telah ditentukan, sehingga qurban yang kita niatkan bisa terlaksana dengan baik. Terima kasih telah berqunjung dan membaca.

Sumber: www.islamqa.info


0 komentar