Hindari 3 Hal ini Agar Puasa Anda Tidak Sia-sia

Hindari 3 Hal ini Agar Puasa Anda Tidak Sia-sia
Puasa Ramadhan yang hanya Sia-sia

Pintuislami.com - Hal yang membuat puasa kita sia-sia. Siapa sih yang ingin puasa yang dijalani dari awal hingga akhir ramadhan menjadi sia-sia atau percuma? Tentu semua orang tidak menginginkan hal itu. Sebab, dari hasil berpuasa penuh sebulan, hanya satu yang diharapkan, yaitu pahala melimpah yang disertai dengan keridhoan Allah SWT.

Berbicara tentang puasa di bulan ramadhan, tahukah anda apa yang menjadi penyebab mengapa puasa yang kita jalani itu sia-sia? Sebenarnya hal yang membuat puasa kita sia-sia itu adalah hal yang sepele. Namun hal ini sangat berbahaya karena banyak yang menyepelekan, sehingga tidak sadar kalau sebenarnya apa yang dilakukannya tersebut ternyata membuat puasanya sia-sia. Maksudnya sia-sia yang seperti apa? Yaitu puasa yang tidak mendapatkan pahala, atau hanya merasakan lapar dan haus saja.

Memang banyak orang yang tidak menyadari akan hal ini. Bahkan tak jarang juga, orang sudah melakukan hal yang membuat puasanya menjadi sia-sia tersebut, namun tidak mengakuinya. Apa saja hal yang dimaksudkan? Nah, berikut ini tiga hal yang membuat puasa anda menjadi sia-sia:

1. Niat puasa yang tidak ikhlas

Ketika kita akan menjalankan ibadah puasa, baik itu di bulan ramadhan atau di bulan-bulan lainnya. Hendaknya kita memiliki niat yang baik dan ikhlas. Bukan niat puasa yang hanya karena gengsi, puasa hanya karena ingin disanjung atau dipuji orang lain, puasa karna nanti sore ada buka puasa bersama, atau niat puasa lainnya yang niatnya tidak baik serta tidak ikhlas.

Lalu bagaimana niat puasa yang benar? Yaitu diniatkan dengan hati yang ikhlas, berniat puasa hanya karena ibadah kepada Allah SWT. Jika kita niatnnya seperti itu, maka Allah akan mengganjarnya sesuai yang anda niatkan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Berkata atau berbicara tidak baik

Mungkin kita memiliki niat yang baik dan ikhlas ketika akan menjalankan ibadah puasa, baik itu di bulan ramadhan maupun bulan-bulan lainnya. Namun, di sisi lain, ternyata kita memiliki kebiasaan yang tidak baik. Maka ittu juga akan percuma dan membuat puasa kita menjadi sia-sia. Kebiasaan tidak baik yang seperti apa yang dimaksudkan? Yaitu kebiasaan berkata atau berbicara tidak baik.

Para kaum mislimin ketika di bulan ramadhan memang bisa menahan nafsu makan seharian, akan tetapi banyak di antara mereka yang belum bisa menahan lisannya. Menahan lisannya dari apa? Yaitu menahan lisan dari berkata kasar, kotor, tidak baik, menggunjing, menggibah, mengadu domba, dan lain sebagainya. Memang puasa kita tidak batal, akan tetapi pahala dari hasil kita berpuasa akan hilang terkikis oleh kebiasaan lisan kita yang tidak baik tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, "Apabila seorang diantara kalian berpuasa maka janganlah ia berkata kotor, berteriak-teriak (bertengkar), dan bertindak bodoh. Jika ada orang yang mencela atau mengajaknya bertengkar maka katakanlah : 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa (dua kali)'. " (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Sering melakukan maksiat

Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, bahwa kita berpuasa bukan hanya menahan rasa lapar dan haus saja, akan tetapi juga menahan diri dari nafsu syahwat, menahan diri dari perbuatan maksiat, menahan diri dari perbuatan yang menghilangkan pahala amal ibadah kita.

Di bulan ramadhan ini, kita diberi kesempatan yang luar biasa untuk memperbaiki sikap dan sifat kita. Yang tadinya buruk, diberi kesempatan oleh Allah untuk dirubah menjadi baik. Maka suatu keuntungan bagi kita semua ketika datang bulan suci ramadhan ini. Namun sayangnya, banyak juga orang yang tidak mempedulikannya. Di bulan puasa ini mereka tidak memperbaiki diri dan tidak menyadari diri akan kebiasaan maksiatnnya, tapi justru selalu menambah dan menambah kebiasaan maksiatnya, tidak ada keinginan untuk sadar dan taubat, tidak ada rasa menyesal dan sebagainya. Maka itu suatu kerugian bagi mereka. Mengapa? Karena selain mendapatkan dosa akan maksiatnya, puasa yang mereka jalani juga akan sia-sia.

Allah SWT berfirman yang artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa juga telah diwajibkan atas umat-umat sebelum kalian, agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa" (QS. Al Baqarah : 183)

Dari ayat di atas, sudah jelas ditampakkan, bahwa kita diberi kesempatan oleh Allah untuk menjumpai bulan ramadhan ini yaitu agar kita menjalankan ibadah puasa dan agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Jika kita tidak menghiraukannya, maka suatu kerugian bagi kita (bagi diri sendiri).

Itulah tiga hal yang dapat membuat puasa kita menjadi sia-sia. Hindarilah hal-hal tersebut agar puasa kita tetap diterima oleh Allah dan kita diberi pahala serta keberkahan dan keridhoan oleh Allah SWT. Amin. Marhaban ya Ramadhan.


0 komentar