9 Amalan Sunah di Bulan Suci Ramadhan

9 Amalan Sunah di Bulan Suci Ramadhan
9 Amalan Sunah di Bulan Suci Ramadhan

Pintuislami.com - Amalan sunah di bulan suci ramadhan. Merupakan suatu hadiah besar bagi umat muslim akan kedatangannya bulan suci ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan berlimpah berkah ini adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat muslim. Karena melakukan kebaikan di bulan ramadhan ini pahala akan dilipat gandakan dari bulan-bulan lainnya. Maka berbahagialah kita yang telah diberi umur panjang untuk menyambut dan melakukan kebaikan di bulan ramadhan ini.

Berbicara mengenai bulan suci ramadhan, banyak ibadah yang bisa kita lakukan bahkan tak terhitung jumlahnya. Bukan hanya ibadah wajib saja, ibadah sunah pun sangat banyak di bulan ramadhan ini. Di bulan yang mulia ini, anda bisa melakukan banyak amalan-amalan baik yang tentunya akan dihitung sebagai ibadah. Bukan hanya amalan wajib, melainkan juga amalan sunah yang telah diajarkan oleh Rasulullah, Sahabat, Ulama', Masyayikh, dan para guru-guru kita.

Banyak amalan yang bisa kita lakukan di bulan ramadhan. Jika biasanya kita lebih banyak tahu mengenai amalan wajib di bulan ramadhan, kali ini kita juga harus tahu mengenai amalan sunahnya. Ya, amalan sunah apa saja yang bisa kita lakukan di bulan suci ramadhan ini? Nah, untuk mengisi raport kebaikan kita di bulan ramadhan, berikut ini sembilan amalan sunah yang bisa kita lakukan di bulan ramadhan:

1. Membaca dan tadabbur Al-Qur'an

Di bulan Ramadhan ini adalah bulan di mana Allah menurunkan Al-Qur'an ke bumi. Al-Qur'an pertama kali diturunkan dari lauhul mahfudz ke langit dunia sekaligus. Sehingga tak heran bulan ramadhan disebut dengan bulan Al-Qur'an.

Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: "Bulan Ramadhan, bulan yang diturunkan di dalamnya Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)" (QS. Al Baqarah : 185)

Pada bulan Ramadhan, Malaikat Jibril 'alaihissalam menemui Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam untuk bersama membaca dan mengulangi Al-Qur'an. Dan di bulan ramadhan ini, para sahabat dan para salafus shalih berlomba-lonba membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an, baik dalam bacaan shalat maupun di luar shalat. Maka dari itu kita sebagai orang muslim sekaligus penerus muslim terdahulu harus suka dengan kegiatan amalan tadarusan Al-Qur'an. Mari kita berkumpul dalam majlis Al-Qur'an di bulan Ramadhan ini. Carilah pahala sebanyak-banyaknya dari amalan sunah tersebut.

2. Shalat malam (tarawih)

Shalat malam adalah shalat yang pahalanya sangatlah banyak, termasuk shalat tarawih di bulan ramadhan. Sebenarnya shalat malam apapun apabila dikerjakan di bulan ramadhan akan mendapatkan pahala yang berkali lipat. Suatu keuntungan bagi umat muslim untuk lebih banyak lagi melaksnakan shalat sunah di malam hari.

Jika di bulan ramadhan, shalat sunah yang paling dekanal adalah shalat sunah tarawih. Shalat tarawih ini memiliki keutamaan yang lebih daripada shalat sunah selain di bulan ramadhan. Bahkan pahala yang akan kita dapatkan dari setiap shalat tarawih di setiap harinya itu berbeda-beda, dan semua pahala tersebut akan sangat menguntungkan kita kelak di akhirat. Oleh sebab itu, berlomba-lombalah untuk melaksanakan shalat tarawih. Tidak harus berjama'ah, apabila tidak sempat berjama'ah anda bisa melaksanakannya sendiri di rumah atau di tempat anda berada saat itu.

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menghidupkan malam bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."

3. Memperbanyak do'a

Berdoa adalah suatu hal yang bisa kita lakukan kapan saja dan di mana saja. Baik itu di tempat sepi maupun ramai, di bulan ramadhan maupun selain bulan ramadhan. Namun yang perlu kita ketahui, bulan ramadhan adalah bulan sangat dianjurkan bagi kita untuk selalu memperbanyak berdoa. Baik itu doa untuk diri sendiri, keluarga, teman, sahabat, tetangga, desa, ataupun negara.

Kapan waktu yang tepat untuk berdoa? Yaitu ketika kita berbuka puasa. Orang yang sedang berpuasa, ketika berbuka itulah doanya menjadi doa mustajab. Oleh sebab itu, perbanyaklah berdoa untuk kebaikan diri kita, keluarga, guru-guru, bangsa, saudara, dan lainnya. Semoga doa kita diijabahi oleh Allah SWT, amin.

4. Memberi buka puasa (tafthir shaim)

Memberikan hidangan atau minuman untuk buka puasa kepada siapapun yang akan berbuka adalah suatu amalan sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW di bulan puasa, yaitu bulan Ramadhan. Walaupun kita hanya bisa memberi seteguk  air atau hanya sebutir kurma saja kepada mereka, itu adalah suatu kebaikan bagi kita yang akan dihitung sebagai amalan sunah di bulan ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang memberi ifthar (untuk berbuka) kepada orang-orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun". (Bukhari Muslim)

5. Bersedekah

Bersedekah memang tidak harus di bulan Ramadhan, semua bulan baik untuk kita bersedekah. Akan tetapi jika ditanya bulan mana yang lebih baik untuk bersedekah, yaitu bulan ramadhan. Seperti yang telah disabdkan oleh Rasulullah SAW.

"Sebaik-baik sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan" (HR. Tirmidzi).

Namun meskipun bulan ramadhan adalah bulan yang baik untuk bersedekah, bukan berarti kita harus menunda sedekah kita. Tetap saja waktu sedekah yang terbaik adalah sedekah yang secepatnya. Artinya, apabila kita sudah mempunyai rizki, maka sedekahkanlah sebagian dari yang kita dapat. Adapun di bulan Ramadhan nantinya, insyaallah Allah akan memberikan jatah lain untuk kita bersedekah.

6. I'tikaf

I'tikaf adalah suatu amalan yang dilakukan dengan cara menetap di masjid untuk melakukan ibadah, baik itu di waktu siang maupun malam, dan tidak keluar masjid kecuali untuk memenuhi kebutuhan darurat seperti makan dan buang air.

Apa yang kita lakukan selama beri'tikaf? Yaitu beribadah, berdzikir, membaca Al-Qur'an, memperbanyak shalat, dan memperbanyak amalan-amalan lainnya dengan khusyuk dan ikhlas. Rasulullah selalu mencontohkan kepada kita dalam beri'tikaf, terutama ketika di bulan ramadhan, yaitu tepatnya pada sepuluh malam terakhir, dan istri beliau juga ikut beri'tikaf bersama.

Rasulullah SAW di bulan Ramadhan, sebagaimana yang disebutkan oleh Abu Hurairah ra, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf selama sepuluh hari setiap bulan Ramadhan, dan beri’tikaf selama dua puluh hari pada tahun beliau wafat". (HR. Bukhari).

7. Menghidupkan Malam Lailatul Qadar

Biasanya yang paling ditunggu-tunggu datangnya bulan Ramadhan, salah satunya adalah malam lailatul qadar. Ya, satu malam istimewa, malam di mana jika kita menghidupkannya dengan berbagai amalan kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosa kita yang telah berlalu. Bukan hanya itu saja, kita juga akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan yang lebih baik dari amalan seribu bulan.

Seperti yang telah Allah firmankan: "Malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al Qadar : 3).

Rasulullah pun tidak pernah ketinggalan untuk selalu menghidupkan malam lailatul qadar. Itu salah satu contoh dari Rasulullah yang perlu kita contoh. Marilah kita berlomba-lomba untuk menghidupkan malam lailatul qadar dengan memperbanyak amalan-amalan ibadah. Adapun malam lailatul qadar biasanya jatuh pada malam ganjil, yaitu sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan.

8. Umroh

Bulan Ramadhan adalah bulan yang terbaik untuk melaksanakan umrah. Sebab, jika kita melaksanakan umrah di bulan ramadhan, kita akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang berhaji. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam sabda beliau.

Rasulullah SAW bersabda: "Umrah di bulan Ramadhan (pahalanya) menyerupai haji" (HR. Tirmidzi)

Umroh memang tidak harus menunggu bulan ramadhan, akan tetapi bulan ramadhan adalah bulan yang sangat baik untuk melaksanakan ibadah umroh. Semoga kita dapat melaksanakan umroh di bulan suci ramadhan. Amin.

9. Perbanyak melakukan kebaikan

Bulan ramadhan adalah suatu peluang emas bagi umat muslim untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan. Kebaikan apapun itu yang dilakukan di bulan ramadhan akan dilipat gandakan pahalanya. Tentu saja hal ini bisa dijadikan kita sebagai tabungan pahala atau rekening pahala untuk kelak di akhirat.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Imam Baihaqi, dikatakan bahwa amalan sunah pada bulan ramadhan bernilai seperti amalan wajib dan amalan wajib senilai 70 amalan wajib di luar ramadhan. Maka, berlomba-lombalah untuk meraih setiap peluang untuk berbuat kebaikan meskipun sekecil apapun itu. Meski hanya tersenyum kepada orang lain, tetap akan diganjar pahala oleh Allah SWT.

Itulah sembilan amalan sunah yang bisa kita lakukan di bulan suci ramadhan ini. Semoga amalan yang kita lakukan bisa berkah. Semoga kita dimudahkan dalam melaksanakan amalan-amalan sunah tersebut. Amin.

Dan semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih telah berkunjung, dan terima kasih telah membaca.

Sumber:
- buletin.muslim.or.id
- Islamhouse.com

Baca juga:
- 9 Hal yang membatalkan puasa
- 9 Orang yang boleh untuk tidak berpuasa


0 komentar