4 Cara Mencegah Kantuk Ketika Khutbah Jum'at Berlangsung

Pintuislami.com - Cara mencegah kantuk saat khutbah. Beberapa dari kita mungkin pernah mengalami atau merasakan kantuk ketika menjelang atau ketika berlangsungnya khutbah jum'at. Bukan hanya sekedar ngantuk, bahkan ada yang sampai ngantuk berat hingga tertidur pulas.

4 Cara Mencegah Kantuk Ketika Khutbah Jum'at Berlangsung
Cara Mencegah Kantuk Ketika Khutbah Jum'at Berlangsung

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur tertidur pulas saat khutbah berlangsung? Tertidur saat khutbah sebenarnya tidak menjadi masalah yang besar dan tidak pula membatalkan wudhu (kecuali tidurnya sampai bergeser tempat). Akan tetapi, tertidur di saat khutbah berlangsung sangat tidak disukai oleh syariat. Bahkan seorang Ulama di kalangan tabi'in bernama Muhammad bin Sirin menjelaskan bahwa para sahabat membenci orang yang tidur saat imam sedang berkhutbah.

Ketika Ibnu Aun bertemu dengan Ibnu Sirin, beliau bertanya "Bagaimana komentar sahabat mengenai mereka?". Ibnu Sirin menjawab, "para Sahabat berkata, orang yang tidur ketika khutbah seperti halnya pasukan perang yang gagal (tidak menang dan mendapatkan ghanimah)."

Lalu bagaimana caranya agar kita tidak tertidur saat khutbah berlangsung? Terkadang kita sudah berusaha untuk tidak tertidur, tapi terkadang rasa kantuk tidak bisa ditahan dan akhirnya tertidur. Apakah ada cara yang bisa mencegah kita agar tidak tertidur saat imam sedang khutbah?

Sebenarnya ada cara yang bisa kita lakukan agar terhindar dari rasa kantuk ketika khutbah. Apabila melakukan cara ini dengan baik, insyaallah bisa terhindar dari rasa kantuk. Berikut ini empat cara untuk mencegah rasa kantuk saat khutbah berlangsung:

1. Mandi sebelum berangkat shalat jum'at

Sebelum berangkat ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat jum'at, mandilah terlebih dahulu. Mandi sebelum berangkat shalat jum'at akan membantu menyegarkan badan anda, selain merupakan kesunahan, secara otomatis anda akan terhindar dari rasa kantuk ketika khutbah berlangsung.

Rasulullah SAW bersabda,

غُسْل يوم الجُمُعة واجبٌ على كلِّ محتل

"Mandi pada hari Jumat, wajib bagi setiap orang yang sudah baligh."

Dari hadits di atas, mungkin akan menjadi sulit bagi orang yang bekerja, apalagi bekerja di pabrik yang istirahatnya terbatas oleh waktu. Untuk itu, mandilah di pagi hari sebelum berangkat kerja, dan diniatkan sebagai ibadah di hari jum'at.

2. Berpindah tempat duduk

Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الجُمُعَةِ فَلْيَتَحَوَّلْ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ

"Apabila kalian mengantuk pada hari Jum'at, maka berpindahlah dari tempat duduknya."

Dari hadits di atas, dijelaskan bahwa perpindahan tempat duduk dan bergerak akan menghilanhkan rasa ngantuk dengan mudah. Syaikh Muhammad Al-Mubarakfury menjelaskan hadits ini, beliau berkata, "Hikmah perintah untuk pindah tempat adalah pergerakan pindah akan menghilangkan rasa ngantuk." Maka cobalah untuk berpindah tempat jika anda merasa sedikit mengantuk ketika menunggu shalat jum'at. Biasanya perpindahan tempat ini dilakukan setelah adzan kedua atau akan melaksanakan shalat Qobliyah Jum'at.

3. Fokus mendengarkan khutbah jum'at

Untuk menjalankan shalat jum'at memang kita harus mendengarkan khutbah yang dilakukan oleh khatib. Yaitu dengan cara menghadapkan muka ke arah khatib dam fokus memperhatikan khatib. Jika kita fokus mendengarkan dan meresapi apa yang disampaikan oleh sang khatib saat berkhutbah, maka otomatis kita akan terhindar dari rasa kantuk.

Ibnu Mas'ud berkata,

قَالَ ابْنُ مَسْعُوْدٍ كَانَ رَسُولُ اللهِ إِذَا اسْتَوَى عَلَى الْمِنْبَرِ اسْتَقْبَلْنَاهُ بِوُجُوهِنَا.
"Jika Rasulullah SAW sudah berdiri tegak di atas mimbar, maka kami langsung menghadapkan wajah kami ke arah beliau." 

Dari perkataan Ibnu Mas'ud tersebut, kita diharuskan untuk mendengarkan khutbah jum'at, yaitu dengan menghadapkan wajah ke arah khatib. Selain itu, untuk bisa fokus juga perlu menghindari hal-hal atau perbuatan yang bisa melalaikan dari khutbah, seperti memainkan ujung baju, mengelupas kuku, memainkan kunci dan lain sebagainya. Cara ini bisa mencegah datangnya rasa kantuk.

4. Hindari duduk memeluk lutut

Tidak jarang beberapa jama'ah duduk dengan memeluk lutut. Duduk yang semacam ini justru akan memperberat mata kita. Karena posisi tersebut adalah posisi yang bisa menyebabkan kantuk.

Muadz bin Jabal berkata,

أَن النَبيَ صَلى اللهُ عَليه وَسَلمَ نَهَى عَنْ الْحَبْوَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ

"Nabi Muhammad SAW melarang duduk memeluk lutut pada hari ketika imam sedang berkhutbah."

Imam Al-Khattabi menjelaskan hadits ini, beliau berkata,

نهى عنها لأنها تجلب النوم فتعرض طهارته للنقض، ويمنع من استماع الخطبة

"Perbuatan ini dilarang, karena ini bisa menyebabkan kantuk, sehingga bisa jadi wudhunya batal (jika tertidur sangat pulas, adapun hanya tidur ringan maka tidak batal), dan terhalangi mendengarkan khutbah." 

Demikian penjelasan mengenai cara agar kita tidak mengantuk saat mendengarkan khutbah jum'at dari sang khatib. Semoga bisa bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung, dan terima kasih sudah membaca.

Sumber: muslim.or.id


0 komentar