Bolehkah Wanita Haidh Membaca Yasin saat Tahlil?

Hukum Wanita Haidh Membaca Yasin saat Tahlil
Hukum Wanita Haidh Membaca Yasin saat Tahlil

Pintuislami.com - Wanita haidh membaca yasin. Assalamu'alaikum sob. Selamat sore. Di postingan kali ini, saya akan mencoba membagikan poastingan tanya jawab. Yaitu suatu pertanyaan dari seorang jama'ah Majelis Ar-Raudhah kepada Habib Novel bin Muhammad Alaydrus (Pengasuh Majelis Ar-Raudhah - Solo).

Pertanyaan ini mengenai wanita yang sedang haidh atau menstruasi atau sedang udzur (bahasa halus sehari-hari). Bagi anda yang mungkin masih bingung mengenai wanita haidh anda bisa membacanya hingga akhir. Postingan ini sangat penting khususnya bagi para wanita, yaitu orang yang mengalaminya sendiri.

Lalu bagaimana dengan pria? Pria juga perlu untuk mengetahuinya. Sebab, kalau suatu saat sang istri bertanya demikian (yaitu pertanyaan mengenai wanita haidh), maka suami tidak bingung lagi dalam menjawabnya. Silahkan simak pertanyaan dan jawabannya dibawah ini.

Pertanyaan:

Bolehkah seorang wanita yang sedang haidh lalu membaca bacaan surat Yasin saat melayat atau menghadiri acara tahlilan?

Jawaban:

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Imam Baihaqi, membaca bacaan Al-Qur'an apapun tidak diperbolehkan jika sedang dalam keadaan haidh. Berikut ini haditsnya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقْرَإِ الْحَائِضُ، وَلاَ الْجُنُبُ شَيْئاً مِنَ القُرْآنِ
"Seorang wanita yang sedang haidh (menstruasi) dan juga sedang junub tidak boleh membaca sesuatu dari Al-Qur'an." (HR Tirmidzi dan Baihaqi)

Oleh sebab itu, menurut pendapat Imam Syafi'i, wanita siapapun yang sedang mengalami haidh maka hukumnya haram untuk membaca Al-Qur'an, termasuk diantaranya membaca surat Yasin, Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nass ataupun surat lainnya, baik sedag mengikuti acara tahlilan maupun acara lainnya maupun acara lainnya seperti melayat jenazah. Sebab, semua itu diniatkan untuk membaca Al-Qur'an.

Lain halnya jika seorang wanita yang sedang haidh ingin membaca berbagai macam do'a dan dzikir, meski do'a dan dzikir itu diambil dari Al-Qur'an, maka hal itu diizinkan. Contohnya, membaca doa safar, membaca basmalah ketika akan makan, dan masih banyak lagi.

Itulah jawaban dari Habib Novel Alaydrus mengenai hukum wanita haidh yang membaca surat yasin saat tahlil. Semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan untuk Habib Novel bin Muhammad Alaydrus, semoga tetap diberi kesehatan, baik kesehatan lahir maupun batin, sehingga bisa terus membimbing para jama'ah untuk tetap bisa mengaji atau mencari ilmu bersama beliau, baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui media). Amin.

Terimakasih sudah membaca dan terimakasih juga sudah mau berkunjung sob. Wassalamu'alaikum.

Sumber: ar-raudhah.info


0 komentar