Keutamaan Mencari Ilmu Lewat Media seperti Radio, Televisi, dan Internet

Keutamaan Mencari Ilmu Lewat Media
Keutamaan Mencari Ilmu Lewat Media

Keutamaan menari ilmu lewat media seperti internet. Ilmu adalah suatu hal yang sangat penting bagi setiap makhluk. Bukan hanya manusia, malaikat dan jin pun memerlukan ilmu untuk mengetahui apa yang ada pada alam semesta ini. Dan Allah akan memberikan ilmu itu pada siapapun yang memiliki niat kuat dan usaha untuk mencarinya. 

Menuntut ilmu adalah suatu ibadah yang sangat agung dan mulia. Dimulai dari hal yang sederhana, berkumpul dengan keluarga, sanak saudara, hingga dengan guru di majlis yang mulia. Suatu keistimewaan bagi mereka yang mau menuntut ilmu, sebab dunia dan seisinya juga termasuk Malaikat mendoakat kepada mereka yang mau menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. 

Keutamaan bagi mereka yang menuntut ilmu sebenarnya sudah sangat jelas sebagaimana telah disebutkan dalam Al-Qur'an maupun Hadits Nabi. Ketahuilah bahwa ilmu yang mendapat pujian dan sanjungan dalam Al-Qur'an dan Sunnah adalah ilmu tentang syari'at Allah, yaitu ilmu yang menjelaskan tentang bagaimana cara beribadah kepada Allah, ilmu tentang halal dan haram, dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana dengan ilmu lainnya?

Adapun ilmu lainnya hukumnya tergantung pada sejauh mana ilmu tersebut memberikan manfaat bagi umat islam dan kaum muslimin yang ada di dunia ini, khususnya sekitar kita. Orang akan mendapatkan keutamaan lebih besar ketika dirinya mencari ilmu yang ilmu tersebut memberikan manfaat kepada umat islam. Sebagaimana telah disebutkan dalam hadits berikut ini:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ))مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الجَنَّةِ((. رواه مسلم
Artinya: Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah bersabda: "Barangsiapa  menempuh satu jam untuk menuntut ilmu, niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim).

Dengan menuntut ilmu inilah yang akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah kita perbuat, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Maka dari itu sangat dianjurkan bagi kita untuk selalu mencari ilmu dan terus mencari ilmu. 

Mulailah dari sekarang untuk lebih sering menghadiri majelis ilmu yang mulia seperti pengajian-pengajian yang ada. Tidak harus yang jauh-jauh. Jika di dekat rumah ada majelis ilmu semacam itu, maka hadirilah. Meski yang ilmu yang didapat sedikit, itu lebih baik daripada tidak menghadiri dan tidak dapat sama sekali.

Lalu bagaimana jika tidak bisa menghadiri majelis ilmu dan hanya bisa menuntut ilmu melalui media seperti radio, televisi, dan internet?


Menuntut ilmu melalui berbagai macam media akan tetap mendapatkan keutamaan ilmu, namun keutamaan yang didapat akan berbeda dengan mereka yang menghadiri majelis. Pernah disabdakan oleh Rasulullah kepada Siti Aisyah "Wahai Aisyah, pahala yang engkau peroleh dari mencari ilmu sesuai dengan kadar susahmu dalam mencari ilmu". Jadi bisa disimpulkan bahwa semakin susah kita mencari ilmu akan semakin banyak pahala yang kita dapat.

Tapi, jikalau memang kita berhalangan dan tidak bisa menghadiri majelis ilmu untuk menuntut ilmu, entah itu karena jarak yang terlalu jauh dan keadaan serta kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang, maka menuntut ilmu lewat media tetap akan mendapatkan keutamaan yang sama dengan mereka yang dapat menghadiri majelis ilmu. 

Berbeda jika tempat majelis itu dekat dengan rumah kita, tapi kita merasa malas dan memilih untuk menuntut ilmu lewat media, maka keutamaan yang didapat tidak akan sama dengan mereka yang datang langsung ke majelis. Karena semuanya sudah jelas, jarak, suasana, dan kondisi memungkinkan untuk datang tapi memilih untuk tidak datang. Alhasil, keutamaan yang didapat menjadi berkurang. 

Pada intinya, mencari ilmu lewat media seperti radio, televisi, dan internet akan tetap mendapatkan keutamaan yang sama dengan mereka yang langsung menghadiri majelis ilmu. Asalkan jarak, kondisi, dan situasi tidak memungkinkan kita untuk datang menghadiri majelis ilmu tersebut.

Wallahu a'lam.

Sumber: Buya Yahya - Pengasuh LPD Al-Bahjah Ceribon.

Jika ingin lebih jelas, anda bisa langsung menyimak videonya di bawah ini.





0 komentar